Shubuh masih buta
Dan menelungkup juga rimba masih kaku
Mata juga kaku
Lembab basah ini beriring dari mati
Berbisik diujung telinga, memekik tak ada cara
Aku menyeruak hilang dibalik kamar
Dihimpit dinding kelam saban malam
Aku tertunduk, riuh rendah nafas sayup sayup
Basah juga mata ini
Tuhan, adakah cara lain dari penghidupan?
Bintang ada, kenapa bulan masih gulita?
Dan kenapa ibu rela mati demi pekik kecil di pagi hari?
Seandainya shubuh buta adalah jawaban..
Rabu, 15 Mei 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar