Sabtu, 20 Oktober 2012

0 Dianalisis dulu, baru bercinta.

Entah kenapa malem ini gue jadi kepikiran buat nulis sesuatu tentang cinta. Ya, entah kenapa. Mungkin karena rendang itu makanan yang sangat mewah bagi segelintir anak kost sejenis gue. Atau juga mungkin karena "dua-digit-angka" dikalender itu sangat kejam. Atau.. Ah, persetan.

Oke, kembali ke laptop! Eh maksud gue ke topik semula. Pikiran gue tiba tiba terkoneksi dengan sebuah epicentrum rumit bernama "cinta". Ini bukan berarti gue lagi jatuh cinta ya, cuma sedikit kepikiran. Gitu aja. Ada sedikit perasaan geli ketika melihat seorang manusia yang dengan be*go-nya dibego-begoin sama yang namanya cinta. Dan hinanya, gue juga pernah..

Entah zat apa yang terkandung didalamnya. Entah ada hal mistis apa yang merasuknya. Entah... (ini lama-lama gue udah kayak presenter silet nih).

Tidak sedikit manusia yang diperbudak oleh yang namanya cinta. Banyak orang menjadi gegabah melakukan sesuatu hanya karena hal yang mengatasnamakan cinta. Cinta itu emang buta, tapi cinta itu masih punya otak. Sebelum mau melakukan hal sakral yang namanya pacaran atau "similiar-things" lainnya, lebih baik dianalisis dulu jauh kedepan segala sesuatunya. Baik tidaknya bagi diri kita. Ada untungnya atau tidak. Dan lain hal yang cukup penting. Gue udah melihat contoh nyatanya, dan itu temen gue. Begini ceritanya..

Sebut saja namanya Kecoa. Kecoa adalah temen gue (gak banget deh gue temenan ama kecoa!!) Okesip, lanjut. Kecoa ini udah lama pdkt sama cewek. Dan uniknya, pdkt itu bersifat LDR. Kalian pada tau kan yang namanya LDR? Pasti tau deh. Kalo yang enggak tau, KEMANA AJA LO GOBLOOOOKKKKK???!!!! (astaghfirullah) Hal bodoh apa itu yang namanya pdkt secara LDR?! Apakah udah segitu gak lakunya sampe sampe cuma buat pdkt doang nyari ke ujung kulon?! Apakah cewek satu kota udah pada nolak dia mentah mentah?! Ckck, hina banget..
Pada suatu ketika, Kecoa ngomong ke gue..

(dengan muka di-blur dan suara diubah kayak direportase Trans TV)

Kecoa(K) : "Gue pengen nyamperin dia.."
Gue(G) : "Dia siapa?"
K : "Itu, si *****"
G : "Hah, buat apaan tolol?!"
K : "Dia mau ultah.."
G : "Terus?!"
K : "Gue pengen bikin surprise.."
G : "Terus?!
"K : "Sekalian nembak dia.."
G : "Terus?!"
K : "Pulang.."
G : "Udah kacau nih anak!" 

Lu bisa bayangin kan, pdkt-nya aja udah LDR. Gimana pacarannya coba?! LDR tingkat lanjut gitu?! Gak ada!! Alhasil, si Kecoa tetap bersikukuh untuk pergi ke kotanya si *****. Sebenernya gue ngerasa sedih juga sih liat perjuangan dia. Beli cilok aja dia sampe sholat istiqarah dulu. Ini pake ngelancong segala. Bawa bawa kado lagi. Sebelum pergi gue sempet sih nyelipin sesuatu dikantongnya. Dari Hamba Allah. Kwitansi utang..

Akhirnya, kecoa balik. Dia nyamperin gue. Tampangnya amburadul kayak cucian tentara. Lalu dia ngomong, "Gue ditolak.." YAK MAMPUSSSS!!!!

Selasa, 02 Oktober 2012

0 Ternyata blog gue udah berdebu..

Belakangan ini gue lagi asyik menggerayangi berbagai social media dan antek antek lainnya, atau lebih tepat dalam tulisan ini gue sebut "spesies". Yap, mungking karena gue ter-influence sama seleb-seleb yang belakangan ini sering mencuat lewat social media. Gue sibuk nge-googling ini itu. Buat akun sana sini situ. Dan dalam situasi terakhir, gue inget "Ah iya..gue punya blog.." Agak menyedihkan juga sih sebenernya gue sempet ngelupain the way of "maya" world ini. Gue inget pertama kali gue bikin postingan pas speedy dengan perdananya beroperasi dikehidupan rumah gue. Semangat untuk menampilkan eksistensi pun timbul dengan sendirinya. Ya, entah kenapa.. Setidaknya kengebetan gue dalam eksistensi tidak berkurang. Walau dalam persentase minimum, sih. Mungkin karena ada twitter kali ya. Karena twitter memang lebih gampang untuk sekedar memunculkan tampang dalam sepenggal kata kata terbatas dalam 140 karakter. If you're lucky, you'll be a famous person. Tentu saja. Keberuntungan itu adalah hal dominan dalam ketenaran dan kemakmuran. Contohnya dalam twitter, kalau lu beruntung twit lu akan di retweet oleh para selebtwit dan mencuat lah elu sebagai selebtwit baru. Tapi itu semua kembali juga kepada subjek dan objeknya. Bermutu tidaknya. Yah semoga gue juga.. Oke, nanti setelah gue mencet tombol "post" gue berjanji bakalan lebih intim sama ini blog. Setidaknya latihan buat gue untuk sekedar ketak ketik kata kata, atau sperti ekspektasi gue, mungkin. Akhir kata, matahari tidak akan pernah muncul dikala hujan *oke, gue juga bingung* Malem, blog.. *jilat monitor*
 

Fajri Muhammad dan sedikit ke-"lebih"-annya Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates